The Coolest Journey

This is about my trip at Jakarta last holiday. It was so cool! why? Because my trip was differ from previous. I met many basketball players in BritAma Arena . There were from Philippine, Malaysia, Singapore and of course from Indonesia! 

This is our Timnas :)

 and this, Romy Chandra and I
 and last, I know all of you know this guy, Mario Wuysang


Pretty cool, right? :) 
however, they are played not really fast, but they can be the runner up . Congratulations Indonesia!!!
The next event, must be the first place!

This is Preliminary Round Result
23 July 2011 Philippines vs Malaysia   97 - 71
24 July 2011 Philippines vs Indonesia  94 - 54
25 July 2011 Philippines vs Singapore 106 - 51

9th SEABA Finals Result 
26 July 2011 Philippines vs Indonesia 89 - 50
Posted on 12:56 AM by Ditra (Dito) and filed under | 0 Comments »

Cara Menghilangkan Ask.Com dari Default Pencarian Firefox

Ini tadi bermasalah di firefox saya. sangking sebelnya coba-coba benerin, cari tips-tips cara menghilangkan Ask.com dari default pencarian firefox. berhasil gan!!
ini dia tipsnya

Untuk kamu yg mungkin gak sengaja install toolbar, atau apapun afiliasi dari ask.com yang bikin default search engine selalu ke ask.com, remove dan balikin aja ke Google.Com dari default search engine di menu --> Tools --> Options --> Main dari firefox kamu.

memang nyebelin sih ini.

Buat yang masih belum sukses, remove toolbarnya sekalian aja.



Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini untuk menghilangkan ask.com dari toolbar firefox kita.

Coba ketikkan "about:config" (tanpa tanda petik) di browser firefox kamu (kalo bisa buka browser baru, jangan di tabbed browser).



Akan ada peringatan dari firefox jika hal ini tidak disarankan.. klik I'll be carefull, I promise..


Setelah di klik, muncul menu baru seperti ini..



Pada kolom filter, ketikkan: "Keyword.URL" (tanpa tanda petik)

Jika sudah keluar hasil filter seperti dibawah ini;




Highlight Keyword URL tersebut, dan click Edit..

Pada sub menu Value: gantikan string "http://toolbar.ask.com/toolbarv/askRedirect?o=20008&gct=&gc=1&q="

dengan string baru "http://www.google.com/search?ie=UTF-8&oe=utf-8&q="


Quit, dan tutup browser.

Lalu buka baru agar Firefox kamu kembali bermesraan dengan Google.. hahahaha
Posted on 7:50 PM by Ditra (Dito) and filed under | 2 Comments »

Rahasia Tuhan

Suatu hari di sebuah kota yang tidak terlalu ramai penduduknya, ada seorang wanita yang hidupnya sangat layak dan dia selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. Sebut saja Citra, wanita 20 tahun ini hidup bersama sang Ibu tercintanya dan seorang adik laki laki yang beda 2 tahun dengannya. Mereka hidup dalam suka dan duka, ayah ibunya sudah bercerai ketika Citra berumur 12 tahun dan sekarang ia membantu untuk menghidupi keluarga. Citra mempunyai seorang kekasih yang baik hati berhati malaikat, Jimmy. Mereka memang sudah menjalani hubungan asmaranya selama kurang lebih 5 tahun.

Sejak duduk dibangku SMP mereka berdua sangat dekat, bahkan sekelas! Dan ketika mereka menginjak jenjang SMA, mereka hanya pisah kelas selama setahun dan itupun kembali terjadi, mereka sekelas lagi! Setelah akhirnya mereka lulus dan benar-benar dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh. Citra yang memang asli anak orang Betawi dan Jimmy asli orang Jawa. Mereka meneruskan pendidikannya di dua kota yang berbeda dan memang tidak dekat. Jimmy mengambil jurusan pertambangan dan bertolak belakang dengan Citra , yaitu perhotelan. Mereka hanya sesekali pulang ke rumah untuk mengunjungi keluarga dan bertemu untuk menghabiskan waktu bersama.
“Dari tahun ke tahun komunikasi kita sedikit terhambat”
kata Citra saat mereka menghabiskan waktu bersama di sebuah rumah makan sederhana.
“tenang Citra, itu tidak akan membuat rasa sayangku ini pudar”
tegas Jimmy sambil memegang erat tangan Citra. Citra hanya tersenyum manis mendengar kata-kata kekasihnya itu.
“tapi, bagaimana jika kita tidak bisa bertemu lagi?”
seketika senyum manis itu hilang dari wajahnya. Jimmy yang tenang tetap menjawab pertanyaan kekasihnya dengan senyum hangatnya,
“kita akan terus bersama”
. Setelah 2 jam mereka berbincang, mereka memutuskan 3 hari lagi akan kembali untuk meneruskan kuliah.

Sederhana tapi mengesankan… Tiba-tiba hujan turun mengguyur kota senja hari. Citra dan Jimmy berlari menuju mobil untuk pulang. Dijalan terjadi percakapan yang kurang menyenangkan bagi Jimmy.
“jim, aku takut. Apakah rencana kita ini akan sukses?”
ujar Citra yang menggigil kedinginan.
“pasti jadi sayangku, aku akan berusaha untuk tetap membuatnya tetap jadi”
lagi lagi senyum manis yang keluar dari mimik wajah Jimmy membuat kekasihnya tenang.

Tiga haripun berlalu, mereka bersiap menghadapi ujian akhir dan skripsi. Mereka berangkat bersama dari terminal, tak lupa sungkem kepada kedua orang tua agar mendapat ridho skaligus membicarakan tentang rencana mereka ke depan. Isak tangis haru menyelimuti sekeliling rumah Citra. Mereka memang mendapatkan restu tersebut tetapi lagi-lagi kekasih Jimmy merasa ada yang ganjil.
“apakah bisa?”
Citra sambil menggerutkan dahinya.
“bisa sayangku, percayakan semua kepada Tuhan”
jawab Jimmy dengan nada sedikit menahan haru. Akhirnya mereka pun berangkat menuju kota masing-masing untuk menyelesaikan pendidikan.

Seminggu kemudian, mereka resmi menjadi sarjana. Memang, target yang mereka tempuh sudah terlampaui, tetapi ada salah satu kerabat dekat Jimmy yang diam-diam mengincar kekasihnya itu, walaupun ia tahu Jimmy amat sangat mencintainya dan bertekad melamar Citra. Hal itu diketahui oleh Jimmy, dan ia membicarakan baik-baik dengan kerabat dekatnya itu. Plan by Plan, akhirnya rencana dua sejoli itupun hampir terlaksana. Tanggal 20 Januari Jimmy meminta restu kepada ibunda Citra untuk mengambil Citra menjadi pasangan hidupnya. Prosesi itu berjalan dengan lancar. Begitupun dengan ayahanda dan ibunda Jimmy, mereka menyetujui. Hari tanggal jam untuk melaksanakan pernikahan matang siap di tangan Jimmy.

Entah mengapa, 1 bulan menjelang hari H, Jimmy merasa ada hal aneh di dalam dirinya. Mau tidak mau ia harus mendatangi rekannya dulu untuk bertanya mengenai hal ini. Entah tanpa sebab, Citra mengalami hari-hari yang buruk akhir-akhir ini. Emosionalnya menjadi sangat tinggi, dan terkadang dia bisa memarahi sang calon suaminya itu. Makin hari kesehatan Jimmy makin turun, sempat ia menginap di rumah sakit. Setelah ia keluar dari rumah sakit, terjadi masalah di rumahnya. Citra datang dengan air mata yang tidak sedikit membasahi wajahnya. Sementara bibit-bibit pertengkaran pun mulai muncul. Selang beberapa menit, emosi Citra sudah tidak terkontrol. Ia menginginkan mundur dari calon suaminya itu sampai Jimmy tidak bisa menahan lagi. Tanpa sadar Citra menangis lari keluar rumah dan keadaan jalanan ramai karna hari sudah sore. Sempat hal gila terjadi, Citra berhenti di tengah jalan dan menangis, dan dari arah berlawanan terdapat truk tronton besar yang melaju sekitar 70 km/jam.
“Citra, itu tindakan bodoh sayang”
berlarilah Jimmy keluar untuk menyelamatkan kekasihnya, malangnya Citra hanya di dorong menjauh ke tepi jalan, tetapi Jimmy terserempet truk tersebuh. Tanpa sadar sopir truk itu hanya meneruskan perjalanannya sebagaimana mestinya.

Hujanpun mulai turun deras, rasa penyesalan itu terus datang dan terus menghantui Citra. Sambil memangku kekasihnya yang sudah hampir sekarat kitu, dia menangis.
“aku sayang kamu Jim, maafkan aku, jangan tinggalin aku sekarang, kita bisa melanjutkan ini”
. Kata-kata itu terus terucap di bibir Citra dan dengan susahnya Jimmy membuka mata dan menjawab dengan tetap tersenyum bahagia
“jika ada orang yang berkata kepadamu, sayangkah ia, cintakah ia, itu pasti aku, aku lebih mencintaimu lebih dari yang kamu tahu sayang, tapi yakinlah, cinta kita pasti tetap ada dan berkembang, jangan menangis sayang… I love you honey”
, mata Jimmy perlahan tidak kuat menahan ini dan akhirnya sang Kholiq pun memanggilnya. Citra yang hanya bisa menangis memeluk kekasihnya itu, dan orang-orang mulai berkeluaran rumah untuk membantu dan saat itu juga hujan mulai reda. Semua orang berduka tanpa terkecuali.
Saat prosesi pemakaman, salah satu rekan terdeket alm.kekasihnya datang menghampiri Citra. Ia berkata,
“ Citra, kekasihmu 3 hari yang lalu datang kepadaku, ia menanyakan tentang keadaannya yang semakin hari semakin memburuk. Pada saat itu almarhum berkata bahwa ia sudah tidak kuat lagi, serasa sudah waktunya untuk pergi. Almarhum berpesan kepadaku untuk menjagamu, menyayangimu dan memberikan kebahagiaan kepada kamu Citra. Almarhum memintaku untuk menggantikan posisinya dalam pelaminan nanti . Itu amanah dari sahabatku.”
Setetes demi setetes air mata Citra jatuh, ia tidak mengira akan terjadi hal seperti itu kepada alm.kekasihnya. Ia berterima kasih kepada rekan sahabat almarhum dan tanpa sadar ia memeluknya serasa seperti kekasih sendiri.

Bulan demi bulan, kesedihan Citra tak kujung pudar. Malah kian menambah. Tony, sahabat alm.kekasihnya itu terus memberikan dukungan dan kasih sayang kepadanya. Akhirnya Citra sudah letih dengan semua ini, ia setuju untuk menikah dengan Tony sebab alm.kekasih Citra telah berpesan kepadanya. Pada saat di ruang rias, pengantin wanita meminta di tinggal sendiri di dalam kamar. Ia bercermin betapa cantiknya dirinya memakai gaun pengantin itu. Ia menangis di depan kaca rias sambil mengingat alm.calon suaminya itu. Tanpa sadar, seperti di alam mimpi, katakan saja arwah. Arwah Jimmy datang menghampirinya, tetapi Citra tidak sadar kehadiran itu. Jimmy menangis bahagia melihat calon istrinya dulu sudah cantik di dandani dengan gaun pengantin itu. Itulah impian Jimmy, melihat Citra bahagia dengan orang lain. Akhirnya Citra dipanggil untuk keluar ruang rias untuk melanjutkan prosesi akad nikah. Pada saat akad nikah berlangsung, dengan semangat calon suaminya itu menirukan ucapan akad nikah. Pada saat yang bersamaan, arwah Jimmy bersanding di sebelah Citra menatap akad nikah tersebut. Setelah selesai, penghulu menanyakan kepada para saksi apakah itu sah?
“sah, sah, sah”
ujar para saksi. Ketika para saksi mengatakan hal tersebut, setetes air mata Citra jatuh, begitupun dengan Jimmy. Ia sangat bahagia melihat kekasih hatinya dapat melalui proses ini dengan baik.
“Jimmy, aku sudah berkeluarga”
ujar Citra dalam hati berharap Jimmy mendengernya. Ada keajaiban, Jimmy memang mendengar dan tersenyum bahagia. Tetapi Tuhan menepuk bahu Jimmy,
“ayo Nak, ini sudah waktunya pergi, kau sudah melihatnya bahagia”
. Dengan berat hati Jimmy menjawab,
“beri aku waktu sebentar untuk berpamitan Tuhan dengannya.”
. Setelah semua selesai, Citra duduk sendirian di pintu masjid, ia merenung. Tak terasa ia mendengar sepatah kata di telinganya.
“assallamualaikum sayangku, aku pulang dulu, aku sayang kamu”
. Dan Citra pun tidak sengaja menjawab,
“wa’alaikum salam, aku juga sayang kamu”
, sekejap ia langsung menatap sekeliling, tetapi tidak ada orang. Hanya suaminya saja dan ia heran kepada istrinya.
“ada apa Citraku sayang?”
kata Tony, tetapi Citra hanya menggelengkan kepalanya dan lekas meninggalkan masjid dengan berat hati.

Jika kamu menyayangi seseorang, jangan sakiti ia. Sayangi dirinya seperti kamu menyeyangi dirimu sendiri. Dan jika kamu benar-benar meninggalkan, kelak kamu akan menyesal seumur hidup karena kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi karena ia begitu menyayangimu dan menganggapmu spesial. Baginya mencintai dengan sederhanalah yang membuatmu bahagia.
Posted on 2:27 AM by Ditra (Dito) and filed under | 8 Comments »

Virus Si Dia

Ini lagu insipirasi dari seseorang yang sering banget deket sama aku dan dia pun sering menularkan virus-virus kecilnya ini kepadaku :-D

Awalnya sih memang aku ndak begitu suka karna Rock abis! Tapi lama-kelamaan kok asyik didenger dan pas dengan genre di hatiku :)

Sekedar untuk sharing saja!

TORMENT
by : Killing Me Inside

For the last time
You waste my tears now
No more torment
But don’t just say you’ve gone away

You tell a fuckin’ tale
(Swallow me and spit me out)
How do I get trought of this?
(I can’t stand it anymore)

Can, you, see, me…
Smiling when I sing this song
Right, now…
I just want to be alive

You know I was dying when you told me
(That I’m not yours anymore)
You know I was dying when you told me
(You’re just playing and fooling around with me)

When the time she comes and wakes me
(She comes and wakes me)
And when she bit my lips and kissed me there
And when she holds my hand and lives my life tonight
(Live tonight)
When she said that she really loves me
Were the worst fucking days

I’m dying and bleeding of my past
I’m dying and bleeding of my past
Now slit my throat and let me bleed
Now slit my throat and let me bleed

Can, you, see, me…
Smiling when I sing this song
Right, now…
I just want to be alive

You know I was dying when you told me
(That I’m not yours anymore)
You know I was dying when you told me
(You’re just playing and fooling around with me)

When the time she comes and wakes me
(She comes and wakes me)
And when she bit my lips and kissed me there
And when she holds my hand and lives my life tonight
(Live tonight)
When she said that she really loves me

But suddenly you came to me, and begged me to be yours again
Right now you’re holding my hand but sorry baby, but all I can say is
No, hell no…!!!

Can you see the times grows older
She blew my dreams away
It’s all done, the time is over
I don’t know how to say to you
Can you see the times grows older she blew my dreams away
It’s all done, the time is over
I don’t know how to say

The time is over!!!
The time, NO!!!
Posted on 2:43 AM by Ditra (Dito) and filed under | 0 Comments »

Setengah Perjuangan

Kemarin (2/23), setelah 'kami' berjuang untuk masa depan kami masing-masing, melewati tanjakan, turunan, gonjang-ganjing duniawi, yaitu test Sekolah Menengah Atas favorit kami. Setelah menempuh perjuangan selama sekitar 4 hari, akhirnya kami pun berhasil memenangkan hal tersebut! Saya beserta teman-teman sekelas alhamdulillah diterima semua (hanya yang mendaftar). 100% diterima ! :-)
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas nikmat yang luar biasa ini. Terharu pastinya. Karena perjuangan kami tidak sia-sia.
Ngomong-ngomong tentang nikmat, banyak lo teman-temanku yang mempunyai nadzar lucu-lucu. Ada yang sampai lari atau sebut sajalah mengitari daerah Karangan sampai Bendo (Trenggalek). Ada yang rambutnya dipangkas, ada yang kasih traktiran dan banyak lagi. Alhamdulillah kita, ya walau masih terbilang dibawah umur. Kita bisa membuat acara "Syukuran" bersama segala lo. What a great job!
Bener-bener pengalaman yang mengenang. Ya walau dalam acara tersebut tidak 100% berjalan sesuai rencana, masih ada juga a little bit trouble. Yah, tetapi tetap saja harus disyukuri. Nikmat Tuhan. :-) acaranya ini mungkin acara terakhir yang kami lalui bersama. Mungkin lo...
Karena sebentar lagi kami akan menghadapi ujian sekolah dan ujian nasional.

Ini sebagian foto-fotonya, ya hanya untuk di share saja, untuk kebersamaan.


Di sini kami berkumpul bersama, membaca doa bersama. :-) ya walau sempat ada salah seorang teman berkata
"eh apaan tuh doa yang kamu baca, bener gak?"
hihi ketawa bareng deh kita semua


Di sini kita foto bareng, sebenarnya tidak lengkap juga, ada 2 teman kami yang tidak dapat hadir, namanya Raudhah dan Riris. Suasana kebersamaan tetap ada ternyata walau banyak perpecahan diantara kita (baca:terharu)



Hihi jadi bakul nasi lodho saya(tengah), Robby (kiri), dan Nathan (kanan).


Tetapi perjuangan kita belum usai guys!! Spirit!! The next target is lulus dengan nilai yang terbaik!! God Bless Us!
Posted on 3:02 AM by Ditra (Dito) and filed under | 0 Comments »

So Far Away by Avenged Sevenfold

Never feared for anything
Never shamed but never free
A life to heal the broken heart with all that it could

Lived a life so endlessly
Saw beyond what others see
I tried to heal your broken heart with all that I could

Will you stay?
Will you stay away forever?

How do I live without the ones I love?
Time still turns the pages of the book it's burned
Place and time always on my mind
I have so much to say but you're so far away

Plans of what our futures hold
Foolish lies of growing old
It seems we're so invincible
The truth is so cold

A final song, a last request
A perfect chapter laid to rest
Now and then I try to find a place in my mind

Where you can stay
You can stay away forever

How do I live without the ones I love?
Time still turns the pages of the book it's burned
Place and time always on my mind
I have so much to say but you're so far away

Sleep tight, I'm not afraid
The ones we love are here with me
Lay away a place for me
Cause as soon as I'm done I'll be on my way
To live eternally

How do I live without the ones I love?
Time still turns the pages of the book it's burned
Place and time always on my mind
And the light you left remains but it's so hard to stay
When I have so much to say and you're so far away

I love you
You were ready
The pain is strong and urges rise
But I'll see you
When it lets me
Your pain is gone, your hands are untied

So far away
And I need you to know

So far away
And I need you to
I need you to know
Posted on 10:46 PM by Ditra (Dito) and filed under | 2 Comments »

Bagaimana Kita Mengalihkan Emosi Kita?

Judulnya pas banget dengan kebiasaan buruk kita dalam kehidupan sehari-hari. Sifat emosional yang tertimbun dalam diri kita ini memang harus kita kontrol. Supaya tidak berlebihan jika ingin mengeluarkannya, kita harus mengerti apa-apa yang harus kita perhatikan. Saya punya beberapa saran dan juga pengalaman untuk para pembaca.

Cara untuk mengalihkan emosi kita adalah sebagai berikut :
1. Pertama-tama jika kalian atau teman kalian sedang emosi, sebaiknya kalian memberikan dia minuman (air putih) agar tenang.
2. Melakukan hal yang kita sukai agar emosi itu mengalir menjadi energi positif.
3. Bernyanyi. Mengapa kok bernyanyi segala? Biasanya jika kita sedang menyanyi, seluruh energi menjadi satu tercampur. Senang, sedih, marah, lelah, bingung menjadi satu entah namanya apa itu. Terkadang lagu yang kita nyanyikan cocok skali dengan keadaan kita saat itu. Nah, karna itulah kalian merasa bahwa lagu itu nyaman untuk menjadi pelipur lara.
4. Makan. Lagi-lagi makan.. hehe. Biasanya jika kalian makan, perut menjadi penuh, pikiran tenang, klo makan tidak hati-hati pasti tersedak. Maka dari itu makan juga merupakan trik agar emosi kita berkurang.
5. Tidur. Saat kita tertidur lelap, segala beban yang ada terasa hilang. Itu juga bisa menjadi salah satu alternatif mengalihkan emosi kita.
6. Berdiam diri. Memang sedikit aneh sih jika kita terdiam membisu. Orang-orang pikir kita sedang tertimpa sesuatu. Tetapi, jangan kalian pikir aneh dulu. Menurut saya pribadi, ketenangan dapat mengalihkan energi negatif dalam tubuh kita. Kita berdiam diri, lama-kelamaan kita akan kembali normal aktif kembali.
7. Bermain bersama teman-teman. Enggak mungkin jika kita bermain dengan teman-teman perasaan kita tetap. Pasti jauh lebih senang dan seru. Karna yang pasti, teman-teman kalian berfikir bahwa kita butuh hiburan.

Mungkin ini saja saran yang dapat saya berikan kepada kalian semua. Ini hanya sekedar pengalaman yang pernah saya alami saja selama hidup saya ini. Mungkin kalian ingin menambahkan, silahkan saja sharing-sharing di sini. Kemungkinan saran saya salah, mohon di benarkan.

Sebenarnya, emosi itu tercipta dalam diri kita masing-masing. Guna agar kita bisa mengkontrolnya, juga untuk melatih kesabaran kita. Jika kita sering marah, banyak sel-sel jaringan saraf kita yang rusak, itu sebabnya muka kita terlihat sedikit tua. Nah, maka dari itu, perhatikan diri kalian masing-masing. Jangan sering marah-marah walaupun hal sekecilpun. Jangan lupa selalu tersenyum dan senang. Bukan berarti senyum dan keceriaan yang berlebihan. Semua itu harus seimbang.
Posted on 5:14 AM by Ditra (Dito) and filed under | 2 Comments »